You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemandu wisata madya 2
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pelatihan Pramuwisata Madya 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata

Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta (P4Ekraf) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia sektor pariwisata dengan mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Pramuwisata Madya Tahun 2026.

"wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik,"

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menekankan pentingnya peningkatan skema ini bagi kemajuan industri pariwisata Jakarta.

Ia menyampaikan, penguatan kompetensi pramuwisata ke level Madya sangat krusial agar tenaga kerja mampu mengelola perjalanan wisata yang lebih kompleks, inklusif, dan ramah lingkungan.

Disparekraf Gandeng Perwatusi Gencarkan Promosi Wisata Bahari Jakarta

“Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik melalui pemandu yang profesional dan tersertifikasi secara nasional," ujarnya, Jumat (8/5).

Program yang diikuti 40 peserta terpilih ini merupakan upaya strategis untuk memastikan standar pelayanan pemanduan wisata di Jakarta memenuhi standar kompetensi nasional.

Rangkaian pelatihan berlangsung di Hotel Novotel Pulomas mulai 4 hingga 8 Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan Uji Kompetensi BNSP pada 13 Mei 2026.

Pelatihan ini mencakup berbagai unit kompetensi utama, antara lain pengelolaan kegiatan interpretatif, penguasaan bahasa Inggris tingkat lanjut, hingga simulasi penanganan kondisi perjalanan yang aman bagi wisatawan.

Selain pembekalan materi di kelas, peserta juga mengikuti sesi praktik lapangan (City Tour) ke berbagai destinasi sejarah dan alam untuk mengasah kemampuan interpretasi dan pengelolaan tur.

Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani, menambahkan kurikulum pelatihan ini disusun secara komprehensif dengan melibatkan instruktur berpengalaman dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan instansi terkait lainnya.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan relevan dengan perkembangan zaman, mulai dari pengelolaan keberagaman di tempat kerja hingga pengoperasian teknologi pendukung pelaporan.

“Target kami adalah melahirkan pramuwisata yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab tinggi terhadap budaya lokal dan keamanan wisatawan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2487 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1309 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1052 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1051 personFakhrizal Fakhri
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye887 personDessy Suciati